Tuesday, 27 July 2004
Malaikat Kecil

A baby is an angel whose wings decrease as his legs increase — Unknown
Saya selalu menyambut berita kelahiran dengan senyum. Malaikat kecil, dengan mata yang terkadang mengerjap kala tertimpa cahaya, dan jari-jari mungilnya. Ajaib. Membayangkan mereka tumbuh dan hidup dalam rahim perempuan-perempuan, yang tidak hanya kuat, tapi juga sabar dan penuh kasih.
Bayi melengkapi daur hidup. Layaknya daun-daun baru yang bermunculan di sela-sela ranting pohon, menggantikan daun-daun kering yang jatuh terhempas angin. Kelak, tapak-tapak mungil itu akan bergerak, menorehkan sentuhan, bias juga warna pada perjalanan kisah yang mereka buat. Menguntai asa. Melewati getir. Mengurai tawa. Merancang skenario hidup.
Dan saat ini wajah saya tengah dihiasi senyum. Berita kelahiran itu datang lagi. Malaikat kecil yang hadir di pelukan teman dan sahabat. Malaikat kecil yang melengkapi daur hidup…
Tulisan ini untuk bayi-bayi hebat…
Muhammad Salik Arete, putra dari Yogi, teman liputan yang baik hati.
Mikail Randu Rayyana, putra dari Bagja, sahabat senja yang cerdas. Jadi bapak? mesti seneng banget ya? ![]()
Fabian Suyitno, putra dari Ibu Durin, Ahhh mama…you often sang it in your heart all these times for 9 months…
Harsya Nail Latif, putra sahabat saya tercinta, Yeni
Dari empat malaikat kecil ini, baru Harsya yang merasakan pelukan Tante Atta. Are ada di Bandung, Mika ada di Lampung, dan Fabian… Wah, kita terpisah benua ya dek…
pada Tuesday, 27 July 2004 pada 4:04 pm:
*pertama…* insya Allah tante, sayah bisa ngerasain pelukan tante Atta. Tp meluknya jangan kayak Mamah ya, bisa gepeng saya nanti.. penyet kayak tempe penyet..:)
pada Tuesday, 27 July 2004 pada 4:45 pm:
kemarin2x seputaran nikah, sekarang seputaran bayi..ehem2x..sepertinya harus disegerakan nih…*didoakan* amiin..
pada Tuesday, 27 July 2004 pada 5:07 pm:
Bayi memang faktor alam yang ajaib. Bagaimana satu makhluk kecil tak berdaya bisa membuat orang dewasa (biasanya orang tuanya) kelimpungan. Hanya dengan tangisan, orang tua dibangunkan dari tidurnya, tunggang langgang mendekat, mengambil kapas basah, ganti popok, dan dikencingin.
Kalau ada makhluk ruang angkasa yang melihat ini, mereka akan bingung sendiri; Kenapa manusia tidak pernah memilih presiden yang masih bayi? Memangnya bisakah para calon presiden yang ada membuat pemilih rela mengganti popok mereka?
pada Tuesday, 27 July 2004 pada 6:42 pm:
Babies are pretty, I love them too. When they grow up they usually turn to ugly annoying adults though
pada Tuesday, 27 July 2004 pada 8:54 pm:
makasih tante. seneng banget deh ditulis di sini…
pada Wednesday, 28 July 2004 pada 5:30 am:
kalo anakku lahir nanti dapat ucapan kaya’ gini nggak yaa kehehekekehehke…
pada Wednesday, 28 July 2004 pada 7:38 am:
wah seneng ya punya bayi…, selamat kepada semuanya:)
pada Wednesday, 28 July 2004 pada 8:18 am:
Suatu ketika nanti… :pray:
wah… yang pasti ceritamu pasti akan lebih indah
pada Wednesday, 28 July 2004 pada 8:54 am:
i love babies too. they’re just magic
pada Wednesday, 28 July 2004 pada 8:54 am:
liat, tante atta … ada buayiiii … lucu banget yah?
pada Wednesday, 28 July 2004 pada 11:42 am:
cepet gede ya baby booy..!! entar om ajak jalan2 ke utan. okeeh..
pada Wednesday, 28 July 2004 pada 12:40 pm:
yang solo juga belum…
pada Thursday, 29 July 2004 pada 8:15 am:
tante atta, doakan malaikat kecil yg skrg masih di perut ibu ya….
pada Thursday, 29 July 2004 pada 9:32 am:
senangnya menghirup bau bayi yg baru mandi; pake bedak, dan minyak telon, ditambah usapan baby cologne.. hmmm.. saya paling suka bau bayi baru mandi itu.. hihi! Hallo Atta, apa kabarnya nih..
pada Thursday, 29 July 2004 pada 11:51 am:
kapan nyusul nih, tta? ayoo cepett…
pada Friday, 30 July 2004 pada 10:44 am:
pengen adek keciiilll… pengeeennn… hmmm kapan yah?
pada Friday, 30 July 2004 pada 1:15 pm:
yups.. babies are adorable. tapi waktu pertama punya bayi sempet bingung juga. kayaknya mereka tuh helpless bgt dan “nyeremin”, takut salah handling.. hehehehe..
pada Friday, 30 July 2004 pada 2:14 pm:
Halo tante Atta!
Sebelom bisa punya bayi, jadi ‘cool-auntie’ aja dulu..
pada Friday, 30 July 2004 pada 4:44 pm:
setujuhhh sama kata teh nit… hehehhehehe
pada Friday, 30 July 2004 pada 6:39 pm:
ih lucunya *gemes*, dulu waktu umur 3tahun saya pernah gigit tangan bayi
. Mbak ratna, bentar lagi saya jadi om *mudah-mudahan*.
pada Saturday, 31 July 2004 pada 10:47 am:
ugh…i love babies!!:)
pada Saturday, 31 July 2004 pada 3:10 pm:
elo kapan?
pada Saturday, 31 July 2004 pada 4:30 pm:
sayang saya belum siap punya malaikat ini ta..
pada Saturday, 31 July 2004 pada 7:10 pm:
duuuh anak kecil emang paling lucuuu… pengen pengen pengen…
pada Saturday, 31 July 2004 pada 10:27 pm:
lha…elo kapan ta….hehehe
pada Sunday, 1 August 2004 pada 5:39 pm:
The articles reminds me that I should go home soon….I miss mine, trully do!
Wah, kalau saya mah pengennya pindah aja deh ke Accra, Ibukotanya Ghana…jauh lebih teratur..orang2nya nggak agresif, dan logat ingrisnya jelas (meski kadang ini kuping harus di deketin ke muka mereka—>agak budek dikit!
)
Balik hari Rabu dgn UN flight ke Liberia…Ghana, meski masih item2 juga…keadaanya jauh lebih baik…seperti bandung-lah! Maceet & banyak factory outletnya..
Kapan main ke Afrika?
pada Monday, 2 August 2004 pada 2:47 pm:
Selamet untuk baru punya baby..(baca : temen2nya atta) moga sehat2 ya semuanya..amin..amiin..
pada Monday, 2 August 2004 pada 4:40 pm:
Wah….bayi..hihihihihihi…pasti kulit pantatnya halus dan mulussssssss
pada Tuesday, 3 August 2004 pada 6:09 am:
waaaaa… dede’nya masih berkulit merah delima tu
pada Tuesday, 3 August 2004 pada 9:18 am:
when will be your turn to make a mini-Atta?
pada Tuesday, 3 August 2004 pada 9:39 am:
Eh dulu gue juga waktu kecil masih jadi angel, sekarang mah udah lupa caranya jadi angel :p
pada Tuesday, 3 August 2004 pada 11:18 am:
anak, anak, anak… kepada mereka kita berharap, kita bercermin, dengan suka cita, dengan was-was, dengan sembrono, dengan pemaksaan proyeksi kepentingan dan cita-cita kita…
pada Friday, 21 July 2006 pada 1:14 pm:
Swingers sex
Then He slapped my ass and ordered me under the desk. It was then that I knew that this time it was going to push even my whorish limits on performing as His sex slave.
pada Monday, 14 August 2006 pada 4:31 am:
twkwriwtsc
ydnflydxuu kapqeuvihd vzvuffxavu mdstrexzc xaeami
pada Monday, 14 August 2006 pada 5:28 am:
cxmeofwmmc
jdqfesqtok sdpprybxyw jskokfhmqm zjddzwnra ykrvyy
pada Tuesday, 15 August 2006 pada 2:51 am:
wjrmfh
qgujbxqes isiyjluw niaogkqowik kmeduiqe zgtpvxtfnxo