Tuesday, 21 December 2004
Bangkrut….
Perjalanan ke ranah minang selesai sudah. Tengah hari kemarin saya sudah menginjakkan kaki di Soekarno-Hatta. Ikut ke dalam arus orang-orang yang bergegas. Mulai menggerutu melihat kemacetan di mulut tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo dan tergesa-gesa meliput acara peluncuran ponsel dengan seragam travelling (rok jeans, kaos tanpa kerah, sepatu butut) setelah sebelumnya menaruh travel bag di kantor. Phuff….
Padahal beberapa jam sebelumnya, ritme bergerak sangat lambat. Pagi hari sebelum pergi ke bandara Tabing, angin pantai pasir jambak masih memainkan anak rambut saya. Mengunjungi pantai kala fajar. Melihat perkampungan nelayan. Hewan Ternak yang merumput. Pasar ikan tradisional.
Perjalanan ke Padang kemarin benar-benar membekas. Teman kerja di kantor bilang wajah saya berseri-seri. Hidup rasanya menjadi lebih ringan. Saya mengunjungi banyak tempat. Padang, Solok, Batusangkar, Pariaman, Tanah Datar, Sicincin, Bukit Tinggi (saya tak mengingat dengan jelas nama desa-desa kecil yang dilewati).
Saya melongok beragam spot menarik; pantai padang, pantai air manis, jembatan siti nurbaya, teluk bayur, teluk bungus, pulau pasir putih, taman hutan rakyat bung hatta, danau di atas, danau di bawah, danau singkarak, istana pagaruyung, jam gadang, pasar atas, pasar bawah, rumah bung hatta, benteng fort de kock, ngarai sihanok, benteng jepang, danau maninjau, kelok 44, lembah anai, tabek patah, dan tempat-tempat menarik lainnya.
Perjalanan ke Padang kemarin benar-benar membekas. Hidup rasanya menjadi lebih ringan. Tidak hanya itu, kantong saya juga lebih ringan alias bangkrut. Bepergian sendiri dengan suksesnya mengurangi saldo tabungan saya
Oke, sekarang waktunya bekerja keras kembali. Menghasilkan uang untuk perjalanan berikutnya. Atau, ini memang sudah saatnya menemukan partner travelling yang pas, sehati dan sejiwa. Teman perjalanan yang tidak menjemukan. Akan lebih seru lagi kalau ia juga menenteng kamera dan punya selera humor yang bagus. Hehehehe, saya sudah mulai melantur. Ini pasti efek samping dari kebangkrutan ![]()
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 2:50 pm:
Partner travelling yang sejiwa? Waaaah kayaknya gue udah nemuin orangnya, tapi belum ketemu waktu buat ke Padang -jadi ke Bandung dulu deh….. (Lagipula kampung dia kayaknya bakalan heboh: pulang dari rantau tiba2 bawa cewek):ppp
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 2:57 pm:
harga yang setimpal bukan?
partner perjalanan, partner dalam menikmati kehidupan….
mungkin sudah saatnya, dan sempurnalah jika keduanya adalah satu orang yang sama…
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 4:23 pm:
partner travelling itu maksudnya code word buat jodoh ya? heheh :p
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 4:32 pm:
jiyeeee…
gw bisa jadi teman perjalanan yang menyenangkan, bisa juga menenteng kamera… umm, selera humor saya juga tak begitu buruk…
mau tak?
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 5:02 pm:
next time ajak gue!!! (tapi tolong mintain ijin sama obin dulu ya… :p)
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 6:39 pm:
bangkrut tp senang… jd inget jaman kuliah…
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 6:44 pm:
stania : huahahahhahahhaa. gak papa toh? berarti semua berhasil diraih si tampan nan cerdas itu di perantauan.
penikmat senja : banyak angle menarik. sayang saya bukan fotografer. hiks.
enda : gimana ya nda. maksud saya… eh…
okke : tak boleh
kebun strawberry, tangkuban perahu, kedengarannya tawaran menarik. gimana ke?
neenoy : wah, bagian ini yang repot. salam buat Obin ya bunda. lama tak bersua nih kita.
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 6:48 pm:
dy : hehehhehe. iya ya mbak? mestinya sih yang bener, gak bangkrut dan senang
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 8:18 pm:
kayaknya si Denny yg ketemu kita di HRC wkt itu bersedia deh Ta
bagaimanaa?? brani menerima tantangan? gue ada kog nomor hpnya ..:p
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 10:59 pm:
Waaaa..Atta! Jalan2 gak ngajak2! Aku kan juga mau dong jalan ke Padang wekekekek…tenang2, partner perjalanan bakal datang dengan sendirinya…gak usah dicari2, entar malah ngilang dianya *sok tau bgt ya gw???*
pada Tuesday, 21 December 2004 pada 11:45 pm:
Sebuah perjalanan, sepanjang memungkinkan, *apalagi bagi bujangan*, justru akan lebih menarik jika kita lakukan seorang diri. Keindahan dan kesan akan kita bagi setelah kita kembali. Teman baru, biasanya, siap berkenalan, tanpa rencana, tanpa janjian, selain kebetulan belaka. Suatu kali ada serentetan hari ketika saya berjalan dari kota kecil ke kota kecil, tanpa rencana lengkap, menginap di hotel kecil, dan bangun pagi adalah kenikmatan tiada tara: saya tak tahu nanti malam ada di kota apa dan menginap di mana, dan tak peduli besok pagi bangun dengan keinginan apa… (dari jauh, melalui telekomunikasi, istri saya bertanya, antara canda sekaligus curiga dan waswas: “juga nggak tahu tidur sama siapa kan?”)
pada Wednesday, 22 December 2004 pada 2:25 am:
bila ditimbang menurut jumlah spot menarik dari pantai padang, pantai air manis, jembatan siti nurbaya, teluk bayur, teluk bungus, pulau pasir putih, taman hutan rakyat bung hatta, danau di atas, danau di bawah, danau singkarak, istana pagaruyung, jam gadang, pasar atas, pasar bawah, rumah bung hatta, benteng fort de kock, ngarai sihanok, benteng jepang, danau maninjau, kelok 44, lembah anai, tabek patah, sampe ada yang tak tau namanya, maka perjalanan ini bukanlah sebuah kebangkrutan.
ayo mana pamerannya?
pada Wednesday, 22 December 2004 pada 3:39 am:
1. suka travelling — masuk
2. nenteng kamera — masuk
3. selera humor yg bagus — masuk
Jd, kapan ngajak saya?
pada Wednesday, 22 December 2004 pada 4:24 am:
Hmm..traveller freak jg ya..partner jalan?boleh saya mengajukan proposal?
pada Wednesday, 22 December 2004 pada 8:57 am:
sekarang emang butuh partner, tapi setelah “seperti” mas Kere… akan juga mengidamkan kesendirian yang “bebas” menikmat hehehe…
btw, emang pas kalo dengan yg pinter motret, jadi banyak kenangan yg terdokumentasi… bikin hidup lebih hidup…
pada Wednesday, 22 December 2004 pada 1:26 pm:
pas lagi jalan2 di padang kerasa ga kharisma kota tua nya????? kapan2 kalo mo jalan ke padang lagi free guide nya available nih……aku gede di padang lho….jadi dijamin ga bakal kesasar deh….
pada Wednesday, 22 December 2004 pada 3:45 pm:
walah brarti kalo jalan bareng si atta dijamin jadi bangkrut total
pada Wednesday, 22 December 2004 pada 4:22 pm:
catatan mbak atta membuka mata.. kirain cuma burung saja yg suka sliwar-sliwer menikmati bentang cakrawala.. duh senengnya kalo fauna juga diperkenankan jadi ‘teman seperjalanan’ para manusia dalam melintasi alam ini.. dan bukannya ditangkapi jadi komoditi atau masuk jeruji…
pada Thursday, 23 December 2004 pada 1:10 am:
kalau travelling sendirian kali aja bisa ketemu teman traveller buat masa depan ta
pada Thursday, 23 December 2004 pada 7:44 am:
aku sering dan suka jalan2 sambil nenteng kamera…
hmm…kalau humoris??..sedikit humoris kok Ta,
jadi kapan2 kita jalan bareng yuuk..:D
pada Thursday, 23 December 2004 pada 6:27 pm:
wah..wah..udah banyak lamaran yg masuk tuh , tta ! tinggal dipilih, yg mana kira-kira yg sejiwa !! perlu asisten ?? ;))
pada Friday, 24 December 2004 pada 1:09 am:
foto-fotonya mata, tta??
kirim ke emailku kalau tidak merepotkan. kapan mau mampir ke bdg??
pada Friday, 24 December 2004 pada 5:09 am:
iya ya.. sayang ga ada fotonya. biar jd bahan pertimbangan.. hihi..
pada Friday, 24 December 2004 pada 7:33 am:
partner perjalanan ? waduh..aku punya teman banyak di ranah minang lho…tapi, aku kadang juga berjalan sendiri…dan the real partner waktu itu ya…sahabat tersayang yang orang Minang tapi tinggal di jakarta, rencanaku mendadak sih..jadi nggak bisa nemenin, he accompanied me by sms…always..:-))
pada Friday, 24 December 2004 pada 7:41 am:
Gpp ta. yg penting seneng kaaan..???
pada Friday, 24 December 2004 pada 11:35 am:
wah jadi pengen jalan2x lagi. can’t wait for next month. may I become your travelling bud?
pada Friday, 24 December 2004 pada 12:44 pm:
ke padang? sempat mampir ke warung yg masak pake ganja? hihihi
pada Friday, 24 December 2004 pada 3:53 pm:
foto-fotonya gak ada Jeng? gara2 jalan2 jadi bangkrut? tapi seneng dong…
pada Friday, 24 December 2004 pada 5:52 pm:
saya blum pernah ke Padang walopun katanya Nenek Moyang bokap dari Padang, kalo Palembang siy pernah
.
btw pake moderation comment yah mba Atta? saya pakai Authentifikasi comment sekarang.
pada Friday, 24 December 2004 pada 8:24 pm:
partner yg sejiwa itu enaknya kalo masih pacaran. kalo dah kawin, meski sama2 suka jalan, suka motret, dan humoris, blm tentu sempet (dan mau) jalan2.
pada Saturday, 25 December 2004 pada 4:28 am:
gapapa bangkrut ta yang penting hati puas .. hahaaha ..
atta thanks ya ucapan xmas nya *hugz* .. have a nice weekend juga yaa … !!
pada Saturday, 25 December 2004 pada 6:58 am:
senangnya yang bisa jalan-jalan terus
pada Sunday, 26 December 2004 pada 8:15 am:
pilih mana, banyak duit tapi cuma tahu monas dan stasiun gambir atau bangkrut tapi tahu dunia kecil ?…ahak ahak uang bisa dicari lagi tapi kesenangan.. ?….hehehehehheh foto2na dunk mbak diaplod gitu lhowww..
pada Sunday, 26 December 2004 pada 9:08 pm:
hmmmm…kadang-kadang dengan siap sedianya seseorang untuk dikirimi sms bahwa saya sedang menikmati apa yang saya liat, saya udah negrasa cukup tuh Ta…tapi kalo dibilang loner,sumpah mampus gue tolak!
pada Monday, 27 December 2004 pada 7:41 am:
hehe.. saya juga menenteng kamera lho.. jadi bisa jadi temen perjalanan sehati sejiwa… hehe..
pada Monday, 27 December 2004 pada 8:24 am:
gue biasa nenteng kamera, ta..
asal dibayarin, mau deh gue nemenin
pada Monday, 27 December 2004 pada 1:24 pm:
Ta, banyak yang nawarin jadi partner tuh…ayo tinggal seleksi, interview, psikotest juga bila perlu
pada Monday, 27 December 2004 pada 3:54 pm:
partner travelling?? gue banget!! plus bisa motret juga lagi! hehehehe… laen kali, kalo mo jalan-jalan, kontak gue dong, ta! beneran nih
pada Tuesday, 28 December 2004 pada 7:15 am:
Berselera humor bagus dan berkamera? Hmmm… kemarin gue liat komeng bawa2 kamera.. hihihi… *peace*
pada Tuesday, 28 December 2004 pada 11:04 am:
Erly, bukannya kamera yang dibawa Komeng itu punya Tessy?
pada Tuesday, 28 December 2004 pada 11:34 am:
Thomas, iya, bukannya kamera yang dibawa Komeng itu punya Tessy? eh Tessy atau gogon ya?