Tuesday, 28 December 2004
Pada birunya laut…

desain by : sugeng dan Valens dari Media Peduli Bencana Tsunami
pada birunya laut
tertelan kesedihan
kegetiran
pada birunya laut
ikut terbawa celoteh kanak
senyum penduduk kampung. jemari bunda yang terpisah dengan si bungsu.
pada birunya laut
yang menyapu pucuk-pucuk rumah
taman bermain.rumah ibadah.kantor kecamatan.kebun kecil.jalan beraspal.jajaran pohon kelapa.kelopak mawar.pagar sekolah dasar.perahu kayu yang tertambat di bibir pantai
pada birunya laut
ribuan orang-orang terkasih pergi. mereka bisa jadi; kakak, adik, ayah, sepupu, karib, teman lama, nenek, ibu, paman, kakek, keponakan, pujaan hati, sahabat. mereka; pusat dari jejaring yang dijalin semasa hidup. mereka; bagian dari ruang-ruang berpenghuni di sudut hati
pada birunya laut
minggu pagi itu….
setelah akhir salam akan ada doa untuk mereka. semoga jalan yang terang dan lapang untuk semua yang berpulang. musibah ini menorehkan pesan; akan ada akhir untuk segala yang berawal. untuk saya. untuk kalian. untuk kita.
pada Wednesday, 29 December 2004 pada 3:13 am:
Innalillahi wa inna ilaihi roji’un…
pada Wednesday, 29 December 2004 pada 6:47 am:
Semoga pemulihan infrastruktur, saluran komunikasi dan informasi, pengadaan BBM dan bahan pangan, serta sarana pendidikan dan kesehatan bisa cepat normal seperti sedia kala…
“STOP MERATAP…SAATNYA TANGGAP
PULIHKAN KEADAAN… DALAM KEBERSAMAAN” :exclaim:
pada Wednesday, 29 December 2004 pada 7:15 am:
tak terbayangkan betapa sedihnya mereka yang kehilangan.. kita sama-sama berdoa, atta..
pada Wednesday, 29 December 2004 pada 8:30 am:
http://indonesiahelp.blogspot.com
pada Wednesday, 29 December 2004 pada 12:32 pm:
uluran tangan kita pasti akan sangat berarti buat mereka yang membutuhkan.
pada Wednesday, 29 December 2004 pada 6:59 pm:
Semoga para keluarga korban diberi ketabahan yaa…
pada Wednesday, 29 December 2004 pada 7:26 pm:
duh embak atta, panas itu kembali mampir di mata saya ketika mulai membaca pada birunya laut…
…
hari ini saya terlempar dari satu blog ke blog yang lain sampai akhirnya sampai ke negeri-senja, salam kenal mbak
pada Thursday, 30 December 2004 pada 8:22 am:
saya harap ada keindahan yang tersembunyi di balik bencana ini
pada Thursday, 30 December 2004 pada 10:46 am:
mmhh… jgn bikin sedih lagi dunk…
blogwalking, isinya bikin tambah sedih ajah…
mmhh… betul kata mas Qky, kita musti stop meratap..
pada Friday, 31 December 2004 pada 7:29 am:
Musibah akhir tahun
.
ps: desainnya bagus *maap gak nyambung topik*.
pada Friday, 31 December 2004 pada 11:55 am:
*Doa mendalam*
Mohon doa untuk keluarga & famili di sana ta..
pada Friday, 31 December 2004 pada 2:43 pm:
duka yang dalam..
pada Friday, 31 December 2004 pada 4:00 pm:
Turut berduka cita. met taon baru ya neng