Friday, 8 December 2006

Temukan Telaga

Akhirnya ia datang . Seorang wanita yang hatinya baik dan suka berbaik hati. Ia pintar dan juga senang berbicara. Ia banyak belajar dari Universitas Kehidupan. Dosennya adalah Bapak Pengalaman dan Ibu Persahabatan. Ia menawan. Banyak memberikan hikmah. Aku bahagia… (Laki-laki harum hutan, akhir Oktober)

Kalimat di atas saya temukan di halaman yang ditulisnya, mitra strategis, si harum hutan yang baik dan jenaka. Barisan kata itu dijalinnya untuk saya. Bahagianya :)

Pertama kali saya jatuh cinta padanya, saya tak tahu ia pandai menulis. Saya tak pernah tahu kalau ia sesekali menuangkan pikirannya dalam tulisan. Kunjungan pertama ke rumah kata yang dibangunnya sempat membuat saya terkejut bercampur senang. Sejak dulu, sesuatu di dalam diri saya berkata saya akan menganyam kisah bersama laki-laki yang menulis.

Membaca jalinan kata di atas membuat saya bahagia. Bahagia yang menetap dan tak kunjung tanggal, dari hari di mana saya jumpai tulisan itu sampai saat ini.

Rasanya
Seperti

Bersampan di pagi hari, saat matahari masih hangat. Dan saya membiarkan kulit saya tertimpa sinarnya. Saya kayuh dayung, susuri telaga. Pandangi gumpalan awan di langit. Dengarkan kecipak air saat dayung sentuh permukaan telaga.

Saya terus susuri telaga.

Begitu sampai di seberang. Saya turun dari sampan. Bertelanjang kaki. Dengan langkah kecil lalui setapak, jalan dengan rerumputan yang tersibak. Ciumi wewangian bunga liar.

Saya tinggalkan sampan
tanpa rasa khawatir
tenang
sebab telah saya temukan
telaga
yang akan menjaga
selalu
:)

-tulisan ini terinspirasi oleh puisi Akulah Si Telaga karya Sapardi Djoko Damono-

» Diletakkan dalam General oleh atta pada 17:22.

kembali ke atas

45 komentar
untuk Temukan Telaga

  1. pada Friday, 8 December 2006 pada 10:59 pm:

    mbak, mbak, sampannya diiket dulu, mbak!

  2. pada Saturday, 9 December 2006 pada 1:11 am:

    :)

  3. pada Saturday, 9 December 2006 pada 2:35 am:

    tapi ini bukan puisi kan mba? :D

  4. pada Saturday, 9 December 2006 pada 6:42 am:

    ini pasti di sampireun bandung yaks?..hehehhe

    indahnya cinta… uhuk uhuk.. ;)

  5. maya

    pada Saturday, 9 December 2006 pada 7:10 am:

    waduh-waduh……………….
    Rasanya saya jadi ikutan jatuh cinta lagi nihhhh………..
    seperti melambung saat gayung bersambut……….
    Di jaga ya…………. ATTA
    Send my best regard to HIM

  6. pada Saturday, 9 December 2006 pada 9:55 am:

    tante, tante…
    mau curhat dong…
    aku kok sekarang ya sudah bgt mau nulis2 ‘biasa’ lagi? kok pengennya menye2 terus yah? ihik..ihik…

  7. pada Saturday, 9 December 2006 pada 1:01 pm:

    Membacanya saya tentram, lalu membayangkan saya adalah juga bisa jadi telaga. Tentu, untuk orang lain, bukan pemilik blog ini.

    Aneh bukan kalau ia memiliki dua telaga?

  8. Inem

    pada Saturday, 9 December 2006 pada 3:35 pm:

    ah indahnya cinta yang kautemukan, ta. syukurlah! :)

    cinta yg baru saja saya rasakan dpt diumpakan layaknya a bit of broken glass.
    the sun may shine upon a bit of that broken glass till it glitters like a diamond, but then it you take it up, you will only cut your fingers.

    now it is all over. i could really screamed…
    Good God! :)

  9. pada Saturday, 9 December 2006 pada 10:06 pm:

    dayung yyyuuuukkkkkkkkkkkkk !!!

  10. pada Sunday, 10 December 2006 pada 8:29 am:

    hayooo…diari orang dibaca. ntar tak laporin lho…hihihi

  11. tegar

    pada Sunday, 10 December 2006 pada 11:06 pm:

    …Sayah menemukan Banyak aroma Romansa, akhir2 ini di Blogs ini… duuuuuuh senangnya.. ssssssssssttt btw samar dibalik kabut sayah melihat ada perahu yang berlabuh di telaga lain ta..(”,)

  12. pada Monday, 11 December 2006 pada 6:09 am:

    sementara satu sampan satu telaga dulu ya…ntar kalau kondisinya berubah, baru mikir multi sampan or multi telaga…gitu lah…
    hihihi…bingung ya?! :D

  13. astri

    pada Monday, 11 December 2006 pada 6:58 am:

    uhuuuyy… jatuh cinta setiap hari, pada orang yang sama, rasanya ajaib ya mbak? :) semoga selalu diliputi kebahagiaan

  14. gre

    pada Monday, 11 December 2006 pada 7:27 am:

    bergumam seorang perempuan :
    seandainya aku sebuah telaga,
    maukah kau merenanginya?

    menjawab lirih si lelaki :
    betapa aku ingin,
    tapi bagaimana mungkin?
    lihat!
    jemariku, erat
    terikat.

    dan mereka tidak pernah bersama. selamanya.

  15. pada Monday, 11 December 2006 pada 11:43 am:

    ah atta, kamu puitis sekaliiiiii!!! ^-^
    loved your posts! salam kenal yaahhh… :)

  16. pada Monday, 11 December 2006 pada 3:40 pm:

    bagus ta…

  17. roi

    pada Monday, 11 December 2006 pada 4:57 pm:

    lagi musim telaga ya…
    btw sip lah

  18. pada Monday, 11 December 2006 pada 7:52 pm:

    adoh, celaka 13. ndak di sini, ndak di tempat dinda. isinya senada … kayak abg semua… ekspresinya manaaa… *syirik mode on*

  19. pada Tuesday, 12 December 2006 pada 9:07 am:

    semoga ketenangan telaga memberimu keteduhan hati, dan makin rajin posting :-) I love your posts…

  20. pada Tuesday, 12 December 2006 pada 11:04 am:

    lok-lak….

    bisa belajar bagaimana caranya menemukan telaga?

  21. pada Wednesday, 13 December 2006 pada 12:13 pm:

    jatuh cintah nih yeh :D

  22. pada Wednesday, 13 December 2006 pada 1:46 pm:

    wangi hutan cemaranya terlupa mpok? hehe… suit syuitttt… yang sedang berbungah-bungahhhh… :p

  23. pada Wednesday, 13 December 2006 pada 3:57 pm:

    mbak pinjem sampannya sebentar…mau mancing ikan neh..tengyu..

  24. pada Thursday, 14 December 2006 pada 7:20 am:

    Telaga sejuta cinta,..
    ga abis abis, hehe

  25. G Soebagdja

    pada Thursday, 14 December 2006 pada 12:03 pm:

    Semoga tak Engkau lepaskan apa yang tlah Kau temukan

  26. dedeajah

    pada Thursday, 14 December 2006 pada 1:53 pm:

    Adoh, atta bolehkah aku mengenalmu??

  27. sdd

    pada Thursday, 14 December 2006 pada 7:24 pm:

    i love you too..

  28. pada Friday, 15 December 2006 pada 12:04 am:

    *glek!*

  29. suton

    pada Friday, 15 December 2006 pada 8:19 am:

    Bersampan di pagi hari, saat matahari masih hangat. Dan saya membiarkan kulit saya tertimpa sinarnya. Saya kayuh dayung, susuri telaga. Pandangi gumpalan awan di langit. Dengarkan kecipak air saat dayung sentuh permukaan telaga.

    mbak atta, apa sampannya nggak takut terguling enaknya kalau di telaga nggak bisa hanyut coba kalau di sungai akan terbawa arus.
    Kalau si apri yg hanyut nggak saya tolongin…biar saja dia renang sendiri…:D ;)

  30. pada Friday, 15 December 2006 pada 2:58 pm:

    aiiih…pada jatuh cinta. AKu gimana :(

  31. pada Friday, 15 December 2006 pada 6:31 pm:

    jatuh cinta..berjuta rasanya..berjuta hasil inspirasinya :)

  32. pada Friday, 15 December 2006 pada 7:37 pm:

    Di telaga sunyi, dengan keharuman bunga liar, akan semakin menambah keteduhan hati, jikalau embun menetes di dedaunan. Duh, sang kala, kapankah beningnya hati datang ke pelukan ….

  33. pada Friday, 15 December 2006 pada 9:09 pm:

    eiiit… entar.. seingat aku dulu pernah punya teman kenalan dari Unibraw, panggilan Atta juga… sama gak orangnya ama dirimu?

  34. pada Saturday, 16 December 2006 pada 9:33 am:

    Satu kata saja: bagus.
    Aku seneng baca posting seperti ini.

  35. pada Saturday, 16 December 2006 pada 1:08 pm:

    tante Atta kok tahu Om tukang kewan mau berbaik hati mengajar GHilman?

  36. asa

    pada Saturday, 16 December 2006 pada 1:47 pm:

    sooooooooo sweeetttt!!!!!!
    aku nyaman!

  37. pada Saturday, 16 December 2006 pada 4:23 pm:

    :( nggak bisa liat imageshack? Waa…tante Atta cuma tau saya baik tapi ndak tau gambar saya. Berarti rugi ndak bisa liat foto saya yang cakep itu? :p

  38. pada Sunday, 17 December 2006 pada 7:20 am:

    senangnya bisa mampir lagi baca entry yg manis

  39. pada Monday, 18 December 2006 pada 8:26 am:

    hm,, romantis banget…. nice work

    http://www.toilet-kecil.tk

  40. pada Monday, 18 December 2006 pada 5:50 pm:

    WAHHHHHHHHHH yang kemaren itu ya taaaaaaaa… WAHHHHHHHHHHHHHH…. sayang kita gag ngobrol banyak yaa.. huhuhuhuhu.. attaaa ketemuan lagi yukk…. tau gag sih kamuh kalo kita mau jalan2 ke cibodas lagihh… hehehhehehehehehhe mau ikut gaaagggg.. ajak lah mas mu tuh.. ;)

  41. pada Tuesday, 19 December 2006 pada 11:41 am:

    Aduh, atta, kisahmu kok semakin berbunga-bunga sih, hehehe semoga kalian bisa menulis kisah kalian sendiri, suatu hari nanti, bersama-sama …

  42. pada Thursday, 21 December 2006 pada 11:39 am:

    huaaaaa…. aku bahagia :) senangnya tau orang yang kita cinta bahagia karena keberadaan kita :):):)

  43. pada Wednesday, 27 December 2006 pada 6:32 am:

    tiap blog itu punya auranya sendiri, ada yang bikin bete ada yang bikin senang. blog yang satu ini golongan yang terakhir tampaknya…

  44. rinonce

    pada Thursday, 4 January 2007 pada 5:11 pm:

    Telaga berkata kepada sampan:
    “akankah kau tinggalkan dunia untuk masuk ke airku?”

    Sampan sedikit berpikir dan menjawab:
    “mmm…tidak..tapi aku akan mengarungimu dengan kayuhanku”

    Telaga merenung, dan berucap lirih:
    “kalau begitu kamu bukan punyaku, sampan lain boleh terkayuh di airku, tapi yang menjadi kepunyaanku akan berdiam di dalam airku”

    Telaga bersedih dan mengantar sampan mencari laut

  45. pada Tuesday, 9 January 2007 pada 5:37 pm:

    Ikut berbahagia bersama Jeng.
    Arisan dayung yuuuk… hehe

Subscribe to comments atau TrackBack untuk Temukan Telaga

Tinggalkan Komentar







Kredit

© Negeri Senja | Ditenagai oleh WP 2.3.1. | Tree oleh Headsetoptions, tema minimal berbasis HyperBallad | Kandungan: XHTML + CSS | Ke Atas