Thursday, 31 May 2007
Jalan Pulang Menuju Tenang
Sabtu malam. Pelataran Monas. Menunggu air mancur menari. Duduk-duduk di bangku berjenjang. Hangat lampu taman. Tubuh Monas nan jangkung mandi cahaya. Merah, berganti hijau, lalu biru, dan ungu. Cantik
Sabtu malam. Pelataran Monas. Menunggu air mancur berjoget. Duduk di bangku berjenjang. Di sana-sini terdengar gelak. Ramai. Sekelompok ibu-ibu duduk berjejer dengan anak-anak mereka. Membuka bekal makan malam. Makan dengan lahap. Berbagi lauk. Bahagianya. Ayo habiskan sebelum air mancur mulai menari, ujar ibu pada anak perempuannya.
Sabtu malam. Pelataran Monas. Kami, saya dan laki-laki harum hutan, menunggu air mancur menari (saya sukasukasuka sekali air mancur menari-ajaib …) Duduk di ruang terbuka seperti ini menyegarkan jiwa. Bisa melihat ini dan itu. Melihat ibu pedagang minum yang berlari-lari kecil, sembunyikan botol-botol minum dari pengamatan penjaga. Bisa melihat ini dan itu, sambil tunggu air mancur meliuk ke sana ke mari. Bisa menangkap binar. Bisa memandang senyum. Bisa melihat Jakarta dengan cara yang lain, berbeda.
Sabtu malam. Pelataran Monas. Kami, saya dan laki-laki harum hutan, menunggu air mancur berjoget. Berbincang ini dan itu. Duduk di bangku berjenjang. Senang sekali mendapatkan mitra strategis yang juga gemar dudukduduk menunggu air mancur berjoget. Lebih senang lagi ketika di tengah pembicaraan kami, ia bertutur; satu kalimat yang manis …
“buatku bersama kamu ya nyaman aja, semua pas, enggak usah diubah-ubah lagi.”
Dan penat pun luruh
Dan bahagia pun berkumpul di hati
Dan menenangkan
Dan sepertinya makin siap menghadapi esok -hahaha-
Satu kalimat itu
saya tahu sejak dulu sesuatu itu makin saya yakini
dia, si harum hutan teman setia menunggu air mancur berjoget yang baik
dia …
jalan pulang menuju tenang
pada Thursday, 31 May 2007 pada 8:10 pm:
happy to read this atts..
pada Friday, 1 June 2007 pada 7:25 am:
Menurutku monas itu ga bagus…udaranya terlalu panas…kayaknya lebih bagus kebun disebelah kampungku…
Tapi klo lagi berduaan di gerbong kereta ekonomi juga terasa nyaman….
pada Friday, 1 June 2007 pada 12:51 pm:
Aarghhh..
Bikin meleleh.
)
pada Friday, 1 June 2007 pada 1:06 pm:
Suit…suit…cihuy…geboy dah
pada Friday, 1 June 2007 pada 4:56 pm:
ehem
mbayangin aja dah ngrasa nyaman.
pada Saturday, 2 June 2007 pada 3:17 pm:
koes plus: malam minggu, malam yang panjang ^_^
pada Saturday, 2 June 2007 pada 9:09 pm:
hehe, jadi malu nih. belum pernah naik ke sana…
pada Monday, 4 June 2007 pada 6:50 am:
menyenangkan ya? menemukan seseorang yang memberi kenyamanan dan ketenangan…
*ikutan seneng*
pada Monday, 4 June 2007 pada 10:09 am:
memang ajaib!
pada Tuesday, 5 June 2007 pada 6:34 am:
wuih kayanya enk tuh..perlu dicoba ahh
salam kenal
pada Tuesday, 5 June 2007 pada 11:29 pm:
iyah ta, bersama kamu memang nyaman kok, kapan lagi ketemuan, si precil itu mencari tante asiknya terus
pada Wednesday, 6 June 2007 pada 8:01 am:
tenang tenang menghanyutkan…..siiiippppp
pada Wednesday, 6 June 2007 pada 3:45 pm:
saya juga merasa pas klo sedang bersamamu.
sayang, tak juga kesampaian saat-saat bersama lagi:(
pada Wednesday, 6 June 2007 pada 6:24 pm:
CIE..CIE….!
So, abis dari monas bisa tidur makin nyaman dan nyenyak dong mba’….
pada Thursday, 7 June 2007 pada 8:55 am:
air mancurnya joget apa mbak?ndangdut ato disko?
pada Thursday, 7 June 2007 pada 2:50 pm:
suit suit stui
pada Friday, 8 June 2007 pada 10:28 am:
eheeeem… eheeeem
pada Saturday, 9 June 2007 pada 3:47 pm:
sampai sekarang, aku selalu kangen ke monas di sabtu malam. tempat favorit pacaran dulu mbak..
liat monas warna warni, menikmati air mancur menari.bisa bercakap sampai pagi tanpa lelah. terus ketika pulang naik motor, bisa menikmati lampion di pinggir jalan depan balaikota. jalan sepi. nikmat setengah mati…
pada Saturday, 9 June 2007 pada 11:24 pm:
*berjoget bersama air mancur*
pada Monday, 11 June 2007 pada 4:29 am:
emang air mancur joget dimonas masih ada ya ta? wah jadi inget waktu masih sd nonton air mancur joget…hehehe
apa kabar ta? salam ya buat silelaki harum hutan ya…ups! hutan apa nih? belantara? mangrove?…hehehe
pada Monday, 11 June 2007 pada 5:17 am:
huhuuuuuuuuuuuy……;;) ;;)
nyaman ? yaa bisa jadi
menenangkan? kalau yg ini salah besar tuh, gimana bisa tenang kalau atta bawel gitu…
Pisss aaah….:))
pada Monday, 11 June 2007 pada 10:56 am:
aduh ibu yang satu ini…
kok gak ketemu d monas yachhhhh……
pada Monday, 11 June 2007 pada 2:48 pm:
hmmmm… menikmati hidup itu enak..
pada Tuesday, 12 June 2007 pada 6:03 pm:
air mancur monas bentuknya sekarang kayak apa ya? pernah liat sih, taun 1982, terus foto di depannya. eh, patung pangeran diponegoro itu apa juga masih ada?
pada Wednesday, 13 June 2007 pada 7:28 pm:
dulu sm temen deket pernah mau main kesana.. dulu rencananya jg seperti itu, tp sayang ga jadi..
skrgpun masih pingin, tp sdh tak mungkin.
good mbak, nikmati yang sekarang ada ya.
salam kenal mbak..
pada Sunday, 17 June 2007 pada 4:59 pm:
pulangnya jangan lupa keramas….
(di monas kan banyak debu hihihi…)
pada Monday, 18 June 2007 pada 9:59 am:
ah, harumnya hutan memang selalu bisa menghangatkan hati! selamat jatuh cinta, atta!
pada Monday, 18 June 2007 pada 11:28 am:
waaahhh..jadi kpingin ke monas liat air mancur menari neh :d
pada Monday, 18 June 2007 pada 8:30 pm:
wah mbak… so sweet de ceritanya…
seneng bgt baca negeri-senja…=)
i think, u born to be a story teller..=)
pada Wednesday, 20 June 2007 pada 9:47 am:
bau hutan nih atta….
pada Thursday, 21 June 2007 pada 2:48 pm:
Ah, kayak SGA ah..
pada Friday, 22 June 2007 pada 9:30 am:
walah ata, slamet yah,
dah tenang ni..
pada Thursday, 28 June 2007 pada 9:27 pm:
walau lama gak main kesini, aroma manisnya gak pernah ilang
apa kabar, atta?
pada Wednesday, 31 October 2007 pada 6:39 pm:
wah wah, itu ada jamnya kan? setiap jam brapa sih? terus hari apa aja? udah beberapa kali malem minggu kesana, tapi telat teruuus..