Friday, 24 October 2008
Selamat Jalan Ruri
Kabarnya baru sampai ke saya kemarin, hampir tengah malam. Dan saya terkejut, sangat.
Tuhan memiliki skenario-Nya tersendiri. Yang pasti saya menyesal tak menyempatkan diri menyambanginya setelah ia menjalani perawatan di rumah sakit.
Selamat jalan Ruri. Pasti tempat yang lapang dan tenang, lengkap dengan sungai-sungai yang mengalir di bawahnya, yang Ruri diami saat ini.
Untuk Fanny dan keluarga, semoga diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan